Thursday, July 23, 2020

RIDELICIOUS - SINOPSIS

" Hahah so RIDICULOUS "  - Ayana Qaleesya

" No sayang. Its RIDELICIOUS " - Arayan Clearwater 

Ayana menjulingkan bebola matanya. Mamat ni sah dan positif gila !

" Qalee ? " - Arayan Clearwater

" Who's the hell giving you permission to call me like that, huh ? " - Ayana Qaleesya



Mereka tidak pernah sehaluan. 
Mereka tidak pernah seiring.
Mereka tidak pernah serasi.

Tapi yang pasti,

Mereka pernah dan sentiasa sewel !



" Hold tight to me lady, we're gonna fly. " -Arayan Clearwater 

" Hold tight mangkuk engkau ! Haram lah gila. " - Ayana Qaleesya 


Mulut kata tidak tetapi biasalah Encik Hati sentiasa menafikan. Ayana tetap memaut lengan Arayan supaya kedudukan mereka lebih stabil. 

Sesekali matanya melirik ke bawah. Gulp. Kedudukan mereka sangatlah jauh dari daratan. Sekali jatuh nyawa hilang melayang.


" Arayan. Tinggi sangat ni. Kalau mati macam mana ?" - Ayana Qaleesya

" Kalau mati ? Kita matilah sama-sama. " - Arayan Clearwater

Laju sahaja tangan Ayana berubah menjadi ketam. Bahagian tepi perut Arayan yang berbalut kemeja putih itu dipulas sekuat hati.

Arayan yang tidak sedar akan hal itu mula tidak stabil kedudukannya.

" Ayana watch out ! " - Arayan Clearwater

Ayana Qaleesya memejam matanya rapat. Tangannya masih menggenggam erat bahu Arayan. Dia menyesal cubit Arayan kalau tidak mesti mereka tidak akan jatuh.

Tapi kenapa tak jatuh ?

" Dahlah Ayana. Bukalah mata saya main-main je hahahahaha. " - Arayan Clearwater

Sekali lagi, perut lelaki itu dipulas.






" Ayana, who's this ? " - Ibrahim Qaisar 

" He is my RIDELICIOUS dream. " - Ayana Qaleesya 



Seperti kisah cinta clichè yang lain. Hampir dua tahun menjadi kaunselor peribadi kepada Arayan Clearwater dan Ayana Qaleesya pun jatuh cinta.

Namun, si abang Ibrahim Qaisar yang telah lama merantau ke negara orang kini kembali dan menghancurkan segala jambatan hubungan yang telah dibina.


" Listen to me Qalee. You're not going to be with this guy. Never. " - Ibrahim Qaisar


Arayan tidak menghilangkan diri. Dia cuma menjauh. Hakikatnya, jauh di mata dekat di hati. 

Siapa mampu lupa senyuman manis bak selori chipsmore tergolek milik Ayana ?

Tiada siapa.



" Stay away from her. She is mine and forever mine. " - Ibrahim Qaisar 


" Ibrahim Qaisar. Awak sedar tak yang kita tak boleh kahwin ?" - Ayana Qaleesya


Arayan sedar yang dia terlalu terburu-buru. Mengenali dan memaksa Ayana terlibat dalam hidupnya seawal usia gadis itu baru menginjak 19 tahun merupakan tindakan yang paling tidak berakal yang dia pernah lakukan.



She is my dream,
My ridelicious dream,
Every night I talk to the stars,
How desperate am I to have her by my side.



" Saya. Ayana Qaleesya binti Azahari berikrar dan berjanji untuk menjadi kaunselor peribadi encik yang tampan lagilah menggoda yang paling berdedikasi. " - Ayana Qaleesya

Sungguh indah apabila lafaz itu meniti bibir mungil itu. Arayan tersenyum suka.


" Kau senyum apa mangkuk ? Kau fikir aku rela ? " - Ayana Qaleesya

" Mangkuk mangkuk pun awak sayang saya kan ? " - Arayan Clearwater

" Shut up you 'air jernih' " - Ayana Qaleesya



He is my nightmare,
My ridiculous nightmare,
Every night I talk to the moon,
How my heart bless If the moon take him away from me.



But at the end of the day,
I begging to the moon to return him to me,
I wanna make him mine and I wanna be hers.



" Arayan. Itu awak ke ?" - Ayana Qaleesya


" Im so far from perfect. Ayana do you still want me ? " - Arayan Clearwater




Him. My ridelicious nightmare. My ridelicious love.




No comments:

Post a Comment

check this!

0123

tetaplah bersujud  hingga nyawa semakin luput